Feri Amsari Minta Presiden Prabowo Baca Politik Kaum Tertindas
BEKASI — Pakar hukum tata negara Feri Amsari menyarankan Presiden Prabowo Subianto membaca buku Politik Kaum Tertindas terbitan Turos Pustaka. Dalam bedah buku di Djon Books & Coffee, Bekasi, Sabtu (10/10/2026), ia menilai pemimpin butuh pegangan agar tak mudah disetir lingkaran kekuasaannya.
Pesan Feri Amsari untuk Presiden Prabowo
“Makanya saya bilang Pak Prabowo harus baca buku ini. Kalau tidak, dia akan dipengaruhi oleh orang-orang yang ada di sekitarnya tanpa bisa menentukan bagaimana kebijakan harus ditegakkan,” ujar Feri.
Menurut Feri, lingkaran terdekat justru berperan besar menjaga arah kekuasaan. Ia mengumpamakan pergaulan sebagai “pagar” yang mengingatkan seseorang saat mulai melenceng. “Makanya cari teman yang benar. Karena pertemanan itu adalah gambaran kita,” tuturnya.
Kekuasaan Selalu Butuh Pengawasan
Feri berpandangan kekuasaan pada hakikatnya selalu berpeluang menyimpang, sehingga pemegangnya tetap harus diawasi.
“Kalau pemerintah kita malaikat, tidak dibutuhkan pengawasan. Tidak butuh kritik, nggak butuh kita mempertanyakan kebijakan. Tapi karena mereka bukanlah malaikat, ya kita harus mengawasi. Kita harus peduli.”
Pesan itu, kata Feri, selaras dengan isi Politik Kaum Tertindas yang memandang kekuasaan sebagai sesuatu yang tidak mutlak. “Setelah Anda berkuasa, Anda jangan lupa kekuasaan Anda sementara,” ucapnya.
Buku terjemahan Nashihah al-Muluk karya Imam al-Ghazali itu dibedah dalam acara yang digelar Turos Pustaka bersama IBP Library, dengan Feri Amsari dan Alwi Johan sebagai pembicara.
Poin Penting
- Feri Amsari meminta Presiden Prabowo Subianto membaca Politik Kaum Tertindas agar tidak mudah dipengaruhi orang-orang di sekitarnya.
- Menurut Feri, kekuasaan berpotensi menyimpang sehingga pengawasan dan kritik publik tetap dibutuhkan.
- Politik Kaum Tertindas merupakan terjemahan Nashihah al-Muluk karya Imam al-Ghazali terbitan Turos Pustaka.
- Bedah buku digelar Turos Pustaka dan IBP Library di Djon Books & Coffee, Bekasi, pada 10 Oktober 2026.