Buku Filosofi Parenting Try Sutrisno Terbitan Renebook Diluncurkan
“Memanjakan anak sama dengan membunuh masa depannya.” — Try Sutrisno
Jakarta — Buku Filosofi Parenting Try Sutrisno terbitan Renebook resmi diluncurkan pada Sabtu (15/11/2025) di The Ballroom Djakarta Theater XXI. Buku ini merangkum nilai-nilai pengasuhan dalam keluarga mantan Wakil Presiden RI ke-6, Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno, yang memadukan disiplin, ketegasan, kasih sayang, spiritualitas, dan nasionalisme.
Peluncuran tersebut dihadiri sejumlah tokoh nasional, keluarga besar, sahabat dekat, serta pemimpin lintas generasi. Momen ini sekaligus menjadi perayaan usia ke-90 Try Sutrisno, sosok yang hingga kini dihormati sebagai teladan dalam kepemimpinan dan kehidupan berkeluarga.
Empat Pilar Pola Asuh Try Sutrisno
Adhyaksa Dault selaku penyusun buku, bersama Luqman Hakim Arifin, Mujib Rahman, dan Maria Dominique, menyebut filosofi pengasuhan Try Sutrisno sebagai warisan berharga bagi keluarga Indonesia. “Selama puluhan tahun kita hanya mengenal Pak Try sebagai prajurit dan pemimpin bangsa. Buku ini memperlihatkan sisi lainnya: seorang ayah yang sederhana, penuh nilai, dan konsisten menanamkan integritas, disiplin, iman, serta cinta tanah air di rumahnya,” ujar Adhyaksa.
Menurut Adhyaksa, gaya pengasuhan tersebut masih sangat relevan bagi keluarga masa kini, terutama para orang tua muda. Ia merumuskan bahwa pola asuh Try Sutrisno bertumpu pada empat pilar:
- Islam;
- nilai-nilai Jawa;
- disiplin seorang prajurit;
- nasionalisme yang kuat.
Kesaksian Keluarga: Belajar dari Keteladanan
Mewakili keluarga, salah satu putra Try Sutrisno, Dr. Taufik Dwicahyono (Cheppy), bercerita bahwa pengasuhan kedua orang tuanya dibangun dari kebiasaan sehari-hari yang sederhana tetapi konsisten. “Papa tidak pernah banyak bicara, tetapi kami belajar dari caranya hidup. Dari sepatu lungsuran, dari menolak privilese, dari keteguhan dan kejujuran beliau. Semua itu membentuk kami menjadi manusia yang berdiri dengan kaki sendiri,” tuturnya.
Cheppy menambahkan, nilai-nilai itu terus mengalir hingga ke para cucu, generasi yang tumbuh di era digital namun tetap memegang prinsip luhur keluarga. “Parenting Papa tidak berhenti pada nasihat, tapi keteladanan,” katanya.
Suasana haru juga datang dari tamu yang hadir. Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengenang saat pertama kali melihat Try Sutrisno muda di Akademi Militer. “A new star was born,” ucap SBY, mencerminkan kekaguman rekan seangkatan atas integritas Try sejak usia belia.
Format Sederhana, Isi 336 Halaman
Filosofi Parenting Try Sutrisno setebal 336 halaman ini berisi kisah pribadi ketujuh putra-putri Try Sutrisno tentang cara kedua orang tua mereka mengasuh. Benang merahnya adalah keteladanan, kedisiplinan, kemandirian, kesederhanaan, spiritualitas, dan nilai kebangsaan.
Meski disusun lewat riset panjang, buku terbitan Renebook ini sengaja dikemas jauh dari kesan mewah: sampul lunak, kertas book paper, dan ringan dibawa, selaras dengan kesederhanaan keluarga Try. “Buku ini tidak dibuat untuk gaya,” kata Adhyaksa, “tetapi agar para orang tua di seluruh Indonesia bisa membacanya dengan mudah, membawanya ke mana-mana, dan mengamalkannya.”
Lebih dari biografi biasa, buku ini memperlihatkan bahwa membentuk manusia tidak bisa instan dan tidak cukup mengandalkan fasilitas, melainkan lahir dari keteladanan yang dijalankan terus-menerus. Di usia ke-90, Try Sutrisno menutup acara dengan pesan: “Bangsa ini tidak cukup dibangun dengan senjata, ekonomi atau politik. Bangsa yang kuat lahir dari keluarga yang kuat.”
Poin Penting
- Filosofi Parenting Try Sutrisno terbitan Renebook diluncurkan pada 15 November 2025 di The Ballroom Djakarta Theater XXI, bertepatan dengan perayaan usia ke-90 Try Sutrisno.
- Penyusun buku, Adhyaksa Dault, menyebut pola asuh Try bertumpu pada Islam, nilai Jawa, disiplin prajurit, dan nasionalisme.
- Buku setebal 336 halaman ini merangkum kisah ketujuh putra-putri Try Sutrisno tentang pengasuhan orang tua mereka.
- Buku dikemas sederhana, bersampul lunak dan berkertas book paper, agar mudah dibaca dan dibawa para orang tua.