Renebook di IIBF 2026: Literasi Tak Boleh Ikut Diefisiensi

JAKARTA — Rene Turos Group melalui imprint Renebook hadir di IIBF 2026, JICC Senayan, Jakarta, pada 30 September–4 Oktober 2026 dengan tema “In This Economy: Yang Lain Boleh Efisiensi, Kecuali Literasi.” Lewat tema itu, Renebook menyoroti keberlanjutan literasi di tengah tren efisiensi yang tengah melanda berbagai sektor.

Renebook memosisikan literasi sebagai kebutuhan jangka panjang yang tidak sepatutnya ditunda, sekalipun kondisi ekonomi sedang sulit.

Rene Turos Group: Literasi adalah Investasi

Wakil Direktur Rene Turos Group, Dian Vita Sukmaningrum, menilai efisiensi kadang memang diperlukan sebagai strategi, asalkan tidak mengorbankan akses masyarakat terhadap buku dan pengetahuan. “Efisiensi penting dilakukan, tetapi literasi tidak boleh dipandang sebagai pengeluaran yang bisa ditunda. Buku dan pengetahuan merupakan investasi yang membentuk cara berpikir, memperluas perspektif, dan membantu masyarakat mengambil keputusan dengan lebih baik,” katanya.

Dian menambahkan, peran penerbit tidak berhenti pada produksi dan distribusi buku. Penerbit juga membangun ekosistem yang mempertemukan penulis, pembaca, komunitas, lembaga pendidikan, dan pemangku kepentingan lain. “Melalui keikutsertaan di IIBF, kami ingin menunjukkan bahwa penerbitan bukan hanya tentang transaksi buku. Ini juga tentang menciptakan ruang dialog, mempertemukan gagasan, dan memastikan akses terhadap bacaan tetap tumbuh,” ujarnya.

Booth Stand 21 dan Program untuk Pembaca

Pesan tersebut diwujudkan dalam desain booth Renebook di Stand 21, JICC Senayan, serta beragam materi komunikasi, termasuk voucher belanja dan merchandise. Selain itu, Renebook menyiapkan sejumlah kegiatan yang mendekatkan penerbit dengan pembaca:

  • Merchandise: tote bag, T-shirt, mug, dan bookmark.
  • Meaning Sharing Session “A Gentle Reminder – Tentang Menemukan, Memulihkan, dan Menguatkan Diri” pada 30 September di Lobby Stage, Assembly Hall, bersama Sabrina Maidah, M.Psi., Psikolog, dan Editor Renebook Sakti Ramadhan. Keduanya membahas buku A Gentle Reminder karya Bianca Sparacino dan mengajak peserta merenungkan proses bertumbuh, menerima diri, dan memulihkan luka.
  • LitConnect bersama Jeremy Jason, penulis buku bertema MBTI sekaligus founder Animo Life, pada 4 Oktober di Ruang Nuri 1, membahas kepribadian, karier, dan potensi diri, terutama bagi generasi muda.
  • Voucher tambahan 10 persen untuk mitra, lembaga pendidikan, dan komunitas literasi, termasuk Indonesia Book Party.
  • Stamp Corner, area interaksi yang menarik perhatian pengunjung dan komunitas stamp hunter.

Penjajakan Kolaborasi dengan Penerbit Cina dan Turki

Di luar program untuk pembaca, Rene Turos Group memanfaatkan IIBF 2026 untuk memperluas jejaring bisnis dan membuka kerja sama internasional. Penjajakan dilakukan dengan penerbit asal Cina dan Turki, terutama untuk pengembangan buku anak bertema umum dan Islami.

Bagi Rene Turos Group, partisipasi ini menunjukkan bahwa pameran buku bukan hanya tempat jual beli, tetapi juga ruang bertukar gagasan dan memperkuat jejaring literasi. Membangun ekosistem literasi, menurut Rene Turos Group, menuntut keterlibatan banyak pihak: penerbit, penulis, pembaca, sekolah, pesantren, komunitas, hingga institusi pendidikan.

Justru ketika efisiensi menjadi tuntutan, kemampuan membaca, berpikir kritis, memahami gagasan, dan menimbang persoalan dari beragam sudut pandang makin dibutuhkan. Yang lain boleh efisiensi, kecuali literasi.

Poin Penting

  • Renebook, imprint Rene Turos Group, tampil di IIBF 2026, JICC Senayan, 30 September–4 Oktober 2026, dengan tema “In This Economy: Yang Lain Boleh Efisiensi, Kecuali Literasi.”
  • Wakil Direktur Rene Turos Group Dian Vita Sukmaningrum menegaskan literasi adalah investasi, bukan pengeluaran yang bisa ditunda.
  • Program Renebook di Stand 21 meliputi Meaning Sharing Session, LitConnect bersama Jeremy Jason, voucher tambahan 10 persen, dan Stamp Corner.
  • Rene Turos Group menjajaki kolaborasi dengan penerbit Cina dan Turki untuk buku anak bertema umum dan Islami.